Naskah Publikasi (Jurnal) VS Resume Penelitian

IMG_20160824_131355

Sewaktu mengikuti lokakarya tentang akreditasi jurnal di UKDW hari rabu tanggal 24 Agt 2016 kemaren saya baru paham satu hal penting yaitu beda publikasi dan resume penelitian. Pak jaka sriyana , accesor jurnal nasional menyampaikan bahwa banyak pengelola jurnal yang masih bingung tentang makna  publikasi yang sebenarnya.

Publikasi ternyata bukan sekedar meresume sebuah TA/skripsi/Thesis dari satu buku menjadi 6-15 halaman naskah, itu namanya resume penelitian. Publikasi lebih menekankan pada nilai kebaruan apa yang dihasilkan dari sebuah penelitian. Nah Novelty (nilai kebaruan) inilah yang harus banyak ditulis di naskah publikasi.

Sudut pandang penulisan publikasi berbeda dengan sudut pandang penulisan resume penelitian. Publikasi menganggap yang membaca adalah orang-orang ahli dibidangnya sehingga unsur unsur teori dan metode hanya dibahas 20% sedang 80% yang disampaikan adalah kontribusi yang dihasilkan dan apa yang penulis rasa ‘Pembaca belum tahu’.

Yuk lihat lagi naskah publikasi kita, apakah sudah memiliki novelty atau sekedar mendukung teori ini mendukung teori itu dan mengiyakan. Kita cek lagi naskah kita, apakah sudah masuk naskah publikasi atau masih resume penelitian

 

 

International Seminar Global Tren 2016

Sabtu tanggal 9 Januri 2016 , sekitar 20 dosen dan mahasiswa pasca sarjana UMBY
mendapat kesempatan menghadiri seminar international di STIE YKPN.

Internationial Seminar bertema “Global Tren 2016” ini menghadirkan Mr.H.E.Mr.Zsolt Nemeth, Chairman of the committe on Foreign Affairs of the National Assembly of Hungaria.

Seminar international ini secara rutin diselenggarakan oleh Aptisi (Asosiasi Perguruan tinggi Swasta) Yogyakarta.

Dalam kesempatan ini Mr.Nemeth menyampaikan tentang pentingnya kesiapan Indonesia menghadapi tatanan dunia baru. Salah satunya bisa belajar dari Uni Eropa.

Seminar ini dihadiri berbagai sivitas akademika dari perguruan tinggi di Yogyakarta. Sejumlah peserta yang berkesempatan ‘speak’mengutarakan pertanyaan tentang bagaimana proses pembelajaran hungaria menghadapi perubahan ekonomi dunia.